Respons Cepat, Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran di Desa Bohusami
Respons Cepat, Bupati Thariq Modanggu Serahkan Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran di Desa Bohusami
Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap bencana, Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan bagi warga korban kebakaran rumah di Desa Bohusami, Kecamatan Gentuma Raya, Senin (13-04-2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Gorontalo Utara, Mariyati Modanggu Mohammad, serta jajaran pejabat daerah di antaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Satpol PP dan Kebakaran, serta unsur Pemerintah Kecamatan Gentuma Raya.
Bantuan diserahkan langsung kepada pasangan suami istri, Lk. Samuel Nayoan dan Pr. Ineke Waroka, yang rumah beserta isinya ludes dilalap si jago merah. Kehadiran Bupati beserta rombongan bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan bantuan logistik dan santunan pemerintah tersalurkan tepat sasaran.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun rumah dan segala isinya tidak bisa diselamatkan. Kami berharap bantuan ini sedikit banyak dapat meringankan beban keluarga Bapak Samuel dan Ibu Ineke," ujar Thariq Modanggu usai menyerahkan bantuan.
Bupati menegaskan bahwa perbaikan rumah bagi korban kebakaran ini harus menjadi prioritas. "Karena ini sifatnya bencana, saya mengharapkan bantuan pembangunan rumah bagi korban diprioritaskan pembangunannya," tegasnya.
Bupati Thariq mengimbau kepada seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gorontalo Utara untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Ia mengingatkan kembali adanya Instruksi Bupati Nomor: 180/Bupati/47/IV/2026 perihal 9 Ikhtiar Hadapi Musim Kemarau.
"Saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Kepada pemerintah desa dan kecamatan, teruslah sosialisasikan upaya pencegahan bencana, terutama kebakaran lahan dan pemukiman," tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Bupati menginstruksikan dinas teknis terkait seperti BPBD, Dinas Satpol PP dan Kebakaran, serta Dinas Sosial untuk terus dalam posisi standby (siaga) penuh menghadapi potensi bencana. (Kominfo-Gorut)
