Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Asisten I Setda Gorontalo Utara Tutup Rakor Akselerasi Eliminasi TBC 2030
Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Asisten I Setda Gorontalo Utara Tutup Rakor Akselerasi Eliminasi TBC 2030
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Sekretariat Daerah Gorontalo Utara, Abdulwahab Paudi, secara resmi menutup Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Program Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang berlangsung di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Selasa (5-5-2026).
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam menyatukan langkah dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan. Fokus utama pertemuan ini adalah mensinergikan peran pemerintah, sektor swasta, hingga elemen masyarakat untuk mempercepat eliminasi TBC di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Asisten I menekankan bahwa penanganan TBC tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan semata. Sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021, target eliminasi TBC nasional pada tahun 2030 menuntut kerja sama kolektif yang lebih masif.
"Tujuan utama kita adalah menyatukan langkah dan memperkuat komitmen. Kita perlu mensinergikan peran seluruh stakeholder untuk mengakselerasi penemuan kasus dan memastikan pengobatan tuntas bagi pasien TBC di Gorontalo Utara," tegasnya.
Lebih lanjut, Rakor ini menyoroti pentingnya penguatan peran sektor non-kesehatan. Keterlibatan aparat di tingkat kecamatan hingga desa dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam melakukan skrining awal di tengah masyarakat. Dengan skrining yang lebih luas, diharapkan penemuan kasus TB aktif dapat dilakukan secara terpadu dan ditangani lebih dini.
Melalui integrasi program yang dihasilkan dalam Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara optimistis dapat meningkatkan cakupan penemuan kasus (case detection rate) dan angka kesembuhan, guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari TBC.
“Penyusunan rencana aksi dan penandatanganan komitmen oleh semua pemangku kepentingan untuk percepatan penanggulangan penyakit TBC sangat penting karena secara bersama-sama menetapkan rincian kegiatan dan siapa melaksanakan apa dengan hasil yang dapat diukur.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan OPD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PPPA, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Perkim, Yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Direktur RSUD ZUS,Direktur RSTM, Camat Se Kabupaten Gorontalo Utara, BPJS Kesehatan, Kepla Klinik Se-Kabupaten Gorontalo Utara, dr. Ferdiyanto Dayi, Sp.PD, Kapus Se Kabupaten Gorontalo Utara, dan seluruh pihak Lintas Sektor. (Kominfo-Gorut)
