Jemput Bola Anggaran Pusat, Bupati Thariq Modanggu Di Dukung Penuh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo
Jemput Bola Anggaran Pusat, Bupati Thariq Modanggu Di Dukung Penuh Ketua DPRD Provinsi GorontaloJemput Bola Anggaran Pusat, Bupati Thariq Modanggu Di Dukung Penuh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau 2026 di Jakarta. Dalam momentum strategis tersebut, Bupati Thariq secara langsung menyerahkan proposal usulan bantuan senilai Rp79 miliar kepada Kementerian Pertanian (Kementan) RI sebagai upaya nyata mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Bupati dengan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili. Sebelumnya, dalam Kursus Kemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Akademi Militer Magelang, Menteri Pertanian Kabinet Merah Putih menegaskan bahwa distribusi bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan anggaran tidak akan dibagi rata. Bantuan diprioritaskan bagi daerah yang menunjukkan respon cepat dan komitmen tinggi.
"Mendengar arahan Pak Menteri di Magelang, saya langsung menghubungi Bupati Gorontalo Utara agar segera menyiapkan usulan sebanyak-banyaknya. Kita harus tunjukkan komitmen tinggi untuk kesejahteraan petani," ujar Thomas Mopili yang memberikan dukungan penuh atas aksi jemput bola ini.
Merespons hal tersebut, Bupati Thariq Modanggu bergerak cepat menginstruksikan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan untuk menyusun proposal komprehensif yang mencakup empat program utama:
1. Sarana Pertanian: Pengadaan benih dan bibit unggul mulai dari jagung, durian, kelapa dalam, cengkeh, hingga kakao.
2. Alat Pra-Panen: Usulan pengadaan pompa air, traktor roda dua dan empat, serta hand sprayer untuk meningkatkan efisiensi lapangan.
3. Alat Pasca-Panen: Pengadaan combine harvester, mesin pemipil jagung, perontok padi, serta pembangunan dryer (pengering) padi dan jagung guna menekan kerugian hasil panen.
4. Prasarana Pertanian: Fokus pada pembangunan irigasi perpompaan, jalan usaha tani, dam parit, long storage, screen house, irigasi tersier, hingga optimalisasi lahan sawah.
Bupati Thariq menjelaskan bahwa langkah besar ini diambil untuk mengatasi kendala klasik di Gorontalo Utara, seperti minimnya sarana pendukung, keterbatasan modal petani, hingga masalah pengairan yang belum memadai.
"Potensi lahan kita luas, namun belum maksimal karena keterbatasan alat dan infrastruktur. Dengan proposal Rp79 miliar ini, kita berikhtiar mendorong produksi, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim 2026," tegas Thariq Modanggu.
Melalui sinergi kuat antara Pemerintah Kabupaten dan DPRD Provinsi ini, diharapkan usulan tersebut segera terealisasi demi kemajuan sektor pertanian di Bumi Gerbang Emas.(Kominfo-Gorut)
